top of page

Waspada Aktivitas Mencurigakan di Laptop Kerja yang Sering Terabaikan

Laptop kerja saat ini menjadi peran penting dalam menjalankan operasional bisnis. Mulai dari mengakses sistem internal, mengelola data perusahaan, hingga berkomunikasi dengan klien dan mitra, hampir seluruh aktivitas bisnis bergantung pada perangkat ini. Namun di balik peran krusial tersebut, laptop kerja juga menjadi salah satu titik yang paling sering luput dari perhatian dalam pengelolaan keamanan.


Banyak perusahaan masih beranggapan bahwa cyber threat akan selalu muncul dalam bentuk gangguan yang jelas, seperti sistem yang tidak bisa digunakan atau data yang terkunci. Padahal, dalam banyak kasus, risiko justru muncul dari aktivitas mencurigakan yang terlihat normal dan sering terabaikan.


Aktivitas Mencurigakan Tidak Selalu Terlihat sebagai Masalah

Aktivitas mencurigakan di laptop kerja tidak selalu berbentuk virus atau gangguan yang langsung terasa. Dalam praktiknya, kondisi ini sering muncul melalui aktivitas sehari-hari yang terlihat wajar, misalnya:

  1. ada aplikasi yang aktif sendiri di laptop, padahal tidak sedang digunakan

  2. sistem perusahaan diakses di luar jam kerja tanpa alasan yang jelas

  3. akun kerja terlihat login normal, tetapi bukan dilakukan oleh penggunanya

  4. laptop terhubung ke aplikasi atau sistem internal saat tidak ada aktivitas kerja


Karena tidak mengganggu pekerjaan secara langsung, aktivitas seperti ini sering dianggap sepele. Namun jika tidak dipantau, kondisi tersebut dapat menjadi pintu masuk awal bagi cyber threatĀ yang lebih serius.


Dampaknya Bisa Lebih Luas dari yang Dibayangkan

Satu laptop kerja yang mengalami aktivitas mencurigakan bukan hanya berdampak pada satu karyawan. Dalam lingkungan bisnis yang saling terhubung, satu perangkat dapat membuka akses ke data perusahaan, aplikasi penting, hingga sistem operasional. Jika dibiarkan, cyber threatĀ yang berasal dari satu perangkat dapat berdampak pada:

  1. Gangguan operasional bisnis

  2. Penurunan produktivitas tim

  3. Potensi kebocoran data

  4. Berkurangnya kepercayaan pelanggan dan mitra


Tantangan Memantau Laptop Kerja di Lingkungan Kerja Modern

Pola kerja hybrid dan remote membuat pemantauan laptop kerja menjadi semakin menantang. Perangkat tidak selalu berada di jaringan kantor, sementara aktivitas kerja berlangsung dari berbagai lokasi dan kondisi jaringan yang berbeda.


Tanpa visibilitas yang memadai, perusahaan sering kali baru menyadari keberadaan cyber threatĀ setelah dampaknya terasa pada operasional. Pada tahap ini, respons menjadi lebih sulit dan berisiko menimbulkan gangguan yang lebih besar.


Tips Mengelola Risiko Cyber Threat di Laptop Kerja

Sebagai langkah awal, perusahaan dapat mulai mengelola risiko cyber threatĀ yang berasal dari laptop kerja melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

  1. Membangun Kesadaran dan Kebiasaan Aman di Lingkungan Kerja

    Keamanan laptop kerja tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada perilaku penggunanya. Perusahaan perlu memastian setiap karyawan memahami peran mereka dalam menjaga keamanan perangkat kerja, termasuk mengenali aktivitas yang tidak biasa sejak dini.

  2. Mengelola Akses Perangkat Secara Lebih Terkontrol

    Setiap laptop kerja sebaiknya hanya memiliki akses yang benar-benar dibutuhkan untuk mendukung aktivitas bisnis. Pengelolaan akses yang terukur membantu mengurangi risiko jika terjadi penyalahgunaan akun atau aktivitas yang tidak sesuai dengan peran pengguna.

  3. Menggunakan Solusi yang Memberikan Visibilitas Aktivitas Laptop Kerja

    Perusahaan perlu memiliki cara untuk memahami apa yang terjadi di setiap laptop kerja, termasuk aktivitas yang berjalan di latar belakang dan pola penggunaan yang tidak biasa. Visibilitas ini membantu perusahaan mendeteksi potensi cyber threat lebih awal sebelum berdampak pada operasional.

  4. Memiliki Mekanisme Deteksi dan Respons yang Lebih Proaktif

    Selain pencegahan, perusahaan perlu mempertimbangkan pendekatan yang memungkinkan deteksi aktivitas mencurigakan dan respons yang cepat ketika risiko teridentifikasi. Respons yang tepat waktu dapat membantu membatasi dampak dan mencegah penyebaran masalah ke sistem lain.

  5. Melakukan Evaluasi Keamanan Secara Berkala dan Berkelanjutan

    Cyber threat terus berkembang seiring perubahan pola kerja dan teknologi. Oleh karena itu, evaluasi keamanan perangkat kerja perlu dilakukan secara berkala agar pendekatan yang digunakan tetap relevan dengan kebutuhan bisnis.


Jika Anda ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai pendekatan keamanan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, tim Global Infotech Solution (GIS) siap membantu Anda mengevaluasi dan merancang strategi keamanan yang lebih relevan dan terukur.



bottom of page