Memulai Langkah di Dunia Kerja Bersama GIS melalui MagangHub
- Tara Annesya Putri

- 1 day ago
- 2 min read
Kesenjangan antara apa yang dipelajari di bangku kuliah dan apa yang dibutuhkan industri masih menjadi tantangan nyata bagi banyak talenta muda yang baru akan memasuki dunia kerja. Pengalaman kerja yang sesungguhnya seringkali hanya bisa didapati lewat kesempatan langsung - bukan simulasi, bukan teori, tetapi keterlibatan nyata dalam pekerjaan sehari-hari dari sebuah tim.
Dari situ Global Infotech Solution (GIS) melihat MagangHub sebagai peluang yang tepat. Untuk pertama kalinya, GIS membuka pintu bagi program magang ini, dan kini tiga wajah baru, Fawaz, Brian, dan Ricky telah resmi bergabung dan memulai proses onboarding sebagai peserta magang pertama GIS melalui MagangHub. Bagi GIS, program ini menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan talenta muda dengan ritme kerja industri yang sesungguhnya, sekaligus turut membangun kesiapan mereka menghadapi dunia profesional sejak awal perjalanan karier.
Menutup Jarak Antara Kelas dan Dunia Kerja
Tidak semua yang dipelajari di kelas bisa langsung diterapkan di meja kerja - dan sebaliknya, tidak semua yang dibutuhkan industri diajarkan di ruang kuliah. MagangHub menjadi salah satu cara GIS untuk memperkecil jarak tersebut.
Selama 6 bulan ke depan, ketiganya tidak hanya diberi ruang untuk belajar, tetapi juga dilibatkan langsung pekerjaan sesuai posisi yang mereka jalani sebagai bagian dari operasional tim. Mereka akan mendapatkan exposure terhadap budaya kerja profesional, proses kerja, kolaborasi dalam tim, penggunaan tools yang relevan, hingga bagaimana menghadapi tantangan dan menyelesaikan permasalahan dalam pekerjaan sehari-hari.
Di saat yang sama, keterlibatan langsung ini juga memberi GIS kesempatan untuk mengenal potensi, cara kerja, dan karakter setiap peserta secara lebih dekat. Dengan begitu, program ini tidak hanya menjadi ruang belajar bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses talent development GIS dalam mengenal dan membangun talenta sejak dini.
Mengenal Tiga Peserta Magang Pertama
Dan dari sinilah, tiga cerita baru mulai ditulis di GIS, dengan latar belakang yang berbeda-beda. Fawaz Adya Dermawan membuka babak ini di divisi Sales, dengan latar belakang dari Universitas Perjuangan Buana. Di divisi yang sama, ada Ricky Cangniago, mahasiswa Universitas Tarumanegara. Sementara itu, Brian Sinaga melengkapi angkatan ini dari sisi teknis, bergabung menjadi bagian dari tim Engineer, dengan latar belakang dari Universitas Advent Indonesia.
Berangkat dari pengalaman dan bidang studi yang berbeda, ketiganya kini dipertemukan dalam satu lingkungan kerja di GIS, membawa cerita, ilmu, dan semangat mereka masing-masing untuk memulai penglaman baru bersama.
Menjadi Bagian dari GIS
Bagi Fawaz, Brian, dan Ricky, enam bulan ke depan menjadi kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat, mengembangkan kemampuan, dan mendapatkan pengalaman langsung dari keseharian di GIS. Mereka juga akan memiliki ruang untuk mencoba hal-hal baru, belajar dari rekan kerja, dan menemukan bagaimana ilmu yang selama ini dipelajari dapat diterapkan dalam lingkungan profesional.
Bagi GIS, kehadiran ketiganya membawa energi dan perspektif baru ke dalam tim. Melalui program ini, GIS tidak hanya membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang, tetapi juga membangun ruang untuk saling belajar, bertukar ide, dan mengenal talenta-talenta muda yang memiliki semangat untuk bertumbuh bersama.
"Melalui MagangHub, kami ingin memberikan bagi generasi muda untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Di sisi lain, kami juga melihat program ini sebagai ruang untuk saling belajar dan mengenal talenta-talenta muda yang berpotensi untuk tumbuh bersama GIS." ujar Rizky Zatnika, Operation Manager Global Infotech Solution


