Table Migrator

Updated: Sep 6, 2019

Pada artikel ini kita akan membahas kembali salah satu tools yang dimiliki oleh Tibero untuk melakukan migrasi data dari database lain ke database Tibero, yaitu Table Migrator.


Table Migrator merupakan toolslainnya yang disediakan oleh Tibero untuk melakukan migrasi data dari RDBMS lain ke RDBMS Tibero. Table Migrator efektif untuk digunakan dalam melakukan migrasi dengan ukuran dan jumlah table yang besar. Untuk melakukan proses migrasi, stuktur objek harus terlebih dahulu dipersiapkan pada RDBMS Tibero atau target, berikut penjelasan lebih lengkap dari mulai periapan sampai dengan cara pengoperasian Table Migrator.


Persiapan


1. Koneksi Java

Dibutuhkan Java 6 atau versi yang lebih baru terpasang di RDBMS asal dan RDBMS Tibero.


2. Lokasi Penyimpanan Table Migrator

File biner Table Migrator ditempatkan di salah satu RBDMS baik pada RDBMS asal ataupun RDBMS Tibero.


3. Mengekstrak File Biner Table Migrator

File Biner dari Table Migrator perlu di ekstrak, selanjutnya didalam file biner tersebut terdiri dari beberapa file berikut :

· migrator_cli.jar

· tbtoolcom.jar

· tibero6-jdbc.jar

· migrator.bat

· migrator.sh

· migrator.properties

· mlogger.jar

· log4j-1.2.16.jar


4. Koneksi JDBC

Koneksi JDBC diperlukan untuk menghubungkan Table Migrator dengan RDBMS asal dan RDBMS Tibero sebagai target.Konektor JDBC dari RDBMS asal perlu dimasukan kedalam File Biner Table Migrator.



Gambar 1. Koneksi JDBC

5. Mempersiapkan Struktur Object di RDBMS Tibero

Sebelum memulai migrasi, tablespace, users, dan tablesyang akan digunakan harus di buat terlebih dahulu pada RDBMS Tibero.


6. DBA Permission

Diperlukan usersdengan DBA permissionuntuk melakukan migrasi dimasing-masing RDBMS.


Pengoperasian


Berikut adalah tahapan dalam menjalankan migrasi data menggunakan Table Migrator.


  • · Untuk melakukan migrasi terlebih dahulu dibuat struktur object yang akan dimigrasikan pada RDBMS Tibero.


Gambar 2. Create User

Gambar 3. Create Table
  • Table Migrator memiliki sebuah controlfile, yang disebut dengan migrator.properties. Migrator.properties ini terdiri dari beberapa parameter yang berisi parameter informasi terhadap RDBMS asal ataupun RDBMS Tibero. Parameter-parameter tersebut perlu dinyatakan nilainya untuk menjalankan migrasi.







  • Langkah selanjutnya adalah menjalankan Table Migrator dengan mengekseskusi migrator.sh (pada Linux). Selama proses migrasi berlansung, akan terdapat log yang berisi informasi-informasi terhadap proses migrasi tersebut.


Gambar 4. Ekseksuksi migrator.sh
  • Setelah selesai migrasi dijalankan, akan terdapat log yang berisi pemberitahuan migrasi telah dilakukan beserta total waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan migrasi tersebut seperti yang terdapata pada Gambar 4.


Demikianlah pembahasan tentang Table Migrator, dari mulai persiapan sampai proses pengoperasiannya. Pada artikel selanjutnya kita akan membahas lagi tools lain yang dimiliki oleh Tibero untuk melakukan migrasi data dari database lain ke database Tibero.

Tentang Tibero :


Tibero adalah sebuah RDBMS yang dikembangkan sejak tahun 2003 oleh TmaxSoft sebuah perusahaan perangkat lunak dari Korea Selatan. Tibero adalah database yang sangat kompatibel dengan Oracle baik dari sisi fungsionalitas, data dictionary, data type, object typedan lain sebagainya, dan saat ini Tibero merupakan satu-satunya database selain Oracle yang menerapkan teknologi clusteringberbasis shared-disk. Dengan Penghematan TCO hingga 80% Tibero merupakan pilihan database berskala enterpriseyang sangat baik. Untuk informasi selengkapnya, hubungi tibero@global-infotech.co.id atau aswin.hutapea@global-infotech.co.id .






24 views
  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram