Memahami 7 Layer Cybersecurity untuk Melindungi Bisnis Secara Menyeluruh
- Khaira Ulfia Sabil
- 21 hours ago
- 2 min read
Dalam lingkungan bisnis yang semakin digital, masih banyak individu dan perusahaan yang masih melihat cybersecurity sebagai satu lapisan perlindungan teknis. Padahal, sistem bisnis modern terdiri dari berbagai komponen yang saling terhubung, mulai dari manusia, perangakat, jaringan, hingga data dan aplikasi.
Karena itu, pendekatan keamanan yang efektif tidak bisa berdiri pada satu titik saja. Perusahaan perlu memahami bahwa cybersecurity bekerja secara berlapis, di mana setiap lapisan memiliki peran penting dalam mencegah, mendeteksi, dan meminimalkan dampak risiko.
Berikut adalah 7 layer cybersecurity yang membantu perusahaan membangun perlindungan bisnis yang lebih menyeluruh.
The Human Layer
Manusia adalah bagian terpenting sekaligus paling rentan dalam cybersecurity. Karyawan berinteraksi langsung dengan sistem setiap hari seperti membuka email, mengakses aplikasi, dan mengelola data.
Tanpa kesadaran keamanan yang baik, aktivitas sederhana seperti mengklik tautan atau menggunakan kata sandi yang lemah dapat membuka risiko bagi perusahaan. Oleh karena itu, edukasi dan kebiasaan kerja yang aman menjadi fondasi dari seluruh lapisan keamanan lainnya.
Perimeter Security
Perimeter security bisa diibaratkan sebagai jalur awal sebelum seseorang atau sistem bisa mengakses lingkungan IT perusahaan. Lapisan ini mengatur siapa saja yang boleh masuk dan dari mana akses tersebut berasal.
Dalam praktiknya, perimeter security membantu perusahaan menyaring akses dari luar agar hanya koneksi yang memang dibutuhkan yang dapat masuk ke sistem internal. Jika lapisan ini tidak dikelola dengan baik, risiko dari luar bisa langsung menjangkau sistem bisnis tanpa hambatan.
Network Security
Network security berfokus pada pengamanan lalu lintas data di dalam jaringan perusahaan. Di sinilah berbagai sistem saling terhubung dan bertukar informasi.
Keamanan jaringan membantu perusahaan memantau aktivitas yang tidak biasa, mengontrol pergerakan data, serta mencegah risiko menyebar dari satu sistem ke sistem lain.
Endpoint Security
Endpoint security berfokus pada perangkat kerja seperti laptop dan desktop yang digunakan karyawan setiap hari. Perangkat ini menjadi titik awal akses ke sistem perusahaan dan tempat sebagian besar aktivitas bisnis berlangsung.
Karena digunakan terus-menerus, aktivitas mencurigakan di endpoint sering kali tidak langsung terlihat sebagai masalah. Inilah mengapa perlindungan di lapisan endpoint tidak hanya soal pencegahan, tetapi juga kemampuan untuk memahami aktivitas perangkat secara menyeluruh.
Application Security
Aplikasi mendukung berbagai proses bisnis penting, mulai dari keuangan hingga layanan pelanggan. Lapisan ini memastikan aplikasi digunakan secara aman dan sesuai fungsinya.
Keamanan aplikasi membantu mencegah penyalahgunaan akses, kesalahan konfigurasi, serta aktivitas tidak wajar yang dapat berdampak pada data dan layanan bisnis.
Data Security
Data merupakan aset bisnis yang bernilai tinggi. Data security berfokus pada perlindungan data agar hanya dapat diakses dan digunakan oleh pihak yang berwenang.
Pendekatan ini membantu perusahaan mengelola risiko kebocoran data, menjaga kerahasiaan informasi, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Mission Critical Alerts
Lapisan terakhir berfokus pada kemampuan mendeteksi dan merespons kejadian penting yang berpotensi berdampak besar pada bisnis.
Mission critical alerts membantu perusahaan mengenali aktivitas yang benar-benar perlu perhatian segera. Dengan pemantauan yang tepat, risiko dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi gangguan operasional.
Kesimpulan
Cybersecurity yang efektif dibangun dari kombinasi berbagai lapisan yang saling melengkapi. Tidak ada satu lapisan yang bekerja sendiri. Dengan memahami 7 layer cybersecurity, perusahaan dapat membangun pendekatan keamanan yang lebih menyeluruh, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan bisnis.
Sebagai IT Services Company, Global Infotech Solution mendampingi perusahaan dalam membangun pendekatan keamanan yang terintegrasi dan relevan dengan lingkungan bisnis modern.


